Follow @fakhrikerendong

Selasa, 22 Oktober 2013

The Real Fantasy

“Tuan, dengan segala maaf saya sampaikan bahwa ayah anda adalah seorang Manusia...”

{Lord Delios, Delios Castle 21 October 4429}
Aaaargh!!! Mengapa mimpi itu lagi yang muncul!?!? Sesegera mungkin aku lupakan mimpi tersebut dan mengalihkan seluruh perhatianku kepada kalender digital yang dengan setianya menunjukkan angka 21/10/4429.
Terserah apapun yang kalian pikirkan tentangku. Yang akan aku lakukan hanyalah mengaliri listrik ke gagang pintu kamarku lalu kembali tidur. Yah, walaupun aku tahu hal itu tidak membantu sama sekali.
Sesuai dugaanku. Tepat pukul 07:31, seseorang mengetuk pintuku beberapa kali. Entah karena kehabisan kesabaran atau apa, si pengetuk pintu-pun akhrinya memberikanku tanda, berupa ketukan berpola 2-3-2-2-1, agar aku menjauh dari arena yang akan berbahaya.
Tak selang berapa lama, serangkaian bunyi Beep terdengar dari sisi luar kamarku. Daan akhirnya kamarku meledak untuk ke-5 kalinya di bulan ini. Dan akhirnya, juga, terlihat wajah pria tua yang sudah setia mengetuk pintuku kurang lebih setengah jam.
Well, ‘The Terror of Mondays’ akan selalu mengikutiku. Hal itu terbukti dari kehadiran wanita aneh yang sedari tadi mengikuti Albert, Kepala pelayan sekaligus Asisten setialu yang sudah bekerja selama  kurang lebih 30 tahun.
“Lord Delios” ucap Alby, panggilanku padanya, sembari mengepakkan sayapnya terbang kearahku “Wanita ini kehilangan sebagian besar spiritnya saat dia terjebak didalam tenggorokan Naga Acciles ke-4. Pemerintah memberikannya kepada kita karena anda adalah seorang Demielf yang memiliki Human Point terbanyak”
“Alby...” lirihku “kau tahukan hari ini hari apa? Dan aku yakin kau tahu pasti bahwa aku sangat membenci Pekerjaan di hari senin.”
Alby mendekatkan wajahnya kepadaku. “Dan saya yakin Tuan tahu apa yang akan terjadi kepada seorang Demielf, seperti anda, jika melalaikan tugas yang sudah di berikan pemerintah kepada Anda.” Alby tersenyum. Sebagai seekor Harpy, manusia setengah burung, yang sudah sangat tua, Alby benar-benar bisa membuat tuannya menghela nafas pasrah.
Kuamati lagi wanita yang akan menjadi bebanku selama beberapa hari kedepan. Seperti yang kuduga, dia sepenuhnya manusia, sama seperti ayahku. Kaum manusia itu tidak memiliki keuntungan fisik secara signifikan dibandingkan dengan kaum-kaum yang lain. Namun kecerdasan dan tenaga dalam mereka jauh lebih unggul dibandingkan yang lain. Dan mereka memiliki satu unsur yang tak bisa diungkapkan sama sekali. Dan itulah yang diwariskan ayahku padaku.

Sebenarnya, wajah wanita ini sangat cantik, terlalu cantik bahkan jika benar  ia asli keturunan manusia. Yah, sebaiknya aku memulai “Spirit Recover Operation”.

.::-=>TRF<=-::.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar