“Tuan,
dengan segala maaf saya sampaikan bahwa ayah anda adalah seorang Manusia...”
{Lord Delios, Delios Castle 21 October 4429}
Aaaargh!!!
Mengapa mimpi itu lagi yang muncul!?!? Sesegera mungkin aku lupakan mimpi
tersebut dan mengalihkan seluruh perhatianku kepada kalender digital yang
dengan setianya menunjukkan angka 21/10/4429.
Terserah
apapun yang kalian pikirkan tentangku. Yang akan aku lakukan hanyalah mengaliri
listrik ke gagang pintu kamarku lalu kembali tidur. Yah, walaupun aku tahu hal
itu tidak membantu sama sekali.
Sesuai
dugaanku. Tepat pukul 07:31, seseorang mengetuk pintuku beberapa kali. Entah
karena kehabisan kesabaran atau apa, si pengetuk pintu-pun akhrinya
memberikanku tanda, berupa ketukan berpola 2-3-2-2-1, agar aku menjauh dari
arena yang akan berbahaya.
Tak
selang berapa lama, serangkaian bunyi Beep terdengar dari sisi luar
kamarku. Daan akhirnya kamarku meledak untuk ke-5 kalinya di bulan ini. Dan
akhirnya, juga, terlihat wajah pria tua yang sudah setia mengetuk pintuku
kurang lebih setengah jam.
Well,
‘The Terror of Mondays’ akan selalu mengikutiku. Hal itu terbukti dari
kehadiran wanita aneh yang sedari tadi mengikuti Albert, Kepala pelayan
sekaligus Asisten setialu yang sudah bekerja selama kurang lebih 30 tahun.
“Lord
Delios” ucap Alby, panggilanku padanya, sembari mengepakkan sayapnya terbang
kearahku “Wanita ini kehilangan sebagian besar spiritnya saat dia terjebak
didalam tenggorokan Naga Acciles ke-4. Pemerintah memberikannya kepada kita
karena anda adalah seorang Demielf yang memiliki Human Point terbanyak”
“Alby...”
lirihku “kau tahukan hari ini hari apa? Dan aku yakin kau tahu pasti bahwa aku
sangat membenci Pekerjaan di hari senin.”
Alby
mendekatkan wajahnya kepadaku. “Dan saya yakin Tuan tahu apa yang akan terjadi
kepada seorang Demielf, seperti anda, jika melalaikan tugas yang sudah di
berikan pemerintah kepada Anda.” Alby tersenyum. Sebagai seekor Harpy, manusia
setengah burung, yang sudah sangat tua, Alby benar-benar bisa membuat tuannya menghela
nafas pasrah.
Kuamati
lagi wanita yang akan menjadi bebanku selama beberapa hari kedepan. Seperti
yang kuduga, dia sepenuhnya manusia, sama seperti ayahku. Kaum manusia itu
tidak memiliki keuntungan fisik secara signifikan dibandingkan dengan kaum-kaum
yang lain. Namun kecerdasan dan tenaga dalam mereka jauh lebih unggul
dibandingkan yang lain. Dan mereka memiliki satu unsur yang tak bisa
diungkapkan sama sekali. Dan itulah yang diwariskan ayahku padaku.
Sebenarnya,
wajah wanita ini sangat cantik, terlalu cantik bahkan jika benar ia asli keturunan manusia. Yah, sebaiknya aku
memulai “Spirit Recover Operation”.
.::-=>TRF<=-::.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar